Ketika kita fokus kepada hasil dari kebiasaan baru yang kita bangun, maka perubahan itupun tidak akan bertahan lama. Nantinya kita akan berhenti melakukan kebiasaan tersebut, sebab hasil sudah kita dapat.
Begitupun juga apabila kita fokus pada proses menuju perubahan tersebut, ini akan membuat kita bosan dengan panjangnya proses tersebut. Lalu, sebaiknya bagaimana? Lakukanlah kebiasaan tersebut karena hal itu adalah identitas kita.
Sebagai contoh, ada dua orang yang berusaha hidup sehat dengan makanan-makanan sehat. Ketika ditawari makanan jung food, orang pertama menjawab, "Tidak, terima kasih. saya berusaha hindari makanan jung food." Selintas kedengarannya sih bagus jawabannya ya, tapi kalau kita perhatikan lagi kalimatnya - mengisyaratkan kalau ia itu pemakan junct food - namun berusaha tidak memakannya. Harapannya hidupnya menjadi lebih sehat.
Orang yang kedua menolak dengan berkata,"Tidak, terima kasih. saya bukan pemakan juct food." orang kedua ini mengemukakan identitasnya sebagai pemakan makanan sehat. Dahulu memamg ia pemakan makanan junct food juga, tetapi ia memantapkan diri untuk mengkonsumi makanan sehat saja.
Komentar
Posting Komentar