Cara mengendalikan Hawa Nafsu

Saya melihat sebuah video singkat Dr Haifaa Younis di youtube. Bilau menyampaikan "Jangan memberi dirimu segala sesuatu yang ia inginkan. Karen suatu saat Allah akan uji dengan mengambilnya." Beliau mengutip sebuah syair dari Qosidah Al Burdah karangan Imam Al Busyiri yang lahir di Dallas, Iskandariyah, Mesir. Kalimatnya seperti ini:


وَالنَّفْسُ كَالطِّفْلِ إِنْ تُهْمِلْهُ شَبَّ عَلٰى حُبِّ الرَّضَاعِ وَإِنْ تَفْطِمْهُ يَنْفَطِمِ


Nafsu bagai bayi, bila kau biarkan ia akan tetap menyusu. Namun apabila engkau sapih, maka ia akan tinggalkan kebiasaan menyusu itu.

Bila pagi hari ada keinginan dalam hati untuk minum kopi, tunggulah sebentar..
Bila ingin sekali scrolling media sosial, tunggulah sebentar..
Bila sudah terpancing amara dan ada ksemepatan kamu untuk marah, tahan, tunggulah sebentar..

Sebab nafsu akan menguasimu bila ia diberikan apa yang ia inginkan atau minimal ia mencercamu. Latihlah diri dengan berhenti sejenak, menahan sebentar ketika dorongan nafsu menguat. mengontrol nafsu tidak lah mudah ia adalah proses pembiasaan, proses latihan yang tidak sebentar. Hingga akhirnya nafsu bisa kita kendalikan.

Tidak ada ynag dapat membuat kita bisa istiqomah dalam kebaikan kecuali atas pertolongan Allah.

Komentar